yangpaling baik di dalam usaha memenuhi kebutuhannya. Artinya dalam teori Uses and Gratifications mengasumsikan bahwa pengguna mempunyai pilihan alternatif untuk memuaskan kebutuhannya (Nurudin, 2009, p.192). Konsep dasar dari uses and gratications menurut Elihu Katz, Jay G.
Jurnalini akan membahas terkait bagaimana penggunaan teori Uses and Gratification sebagai pisau analisis dalam menganalisa kasus atau fenomena-fenomena yang terjadi dalam penggunaan medial. Terdapat lima fenomena dengan objektif yang berbeda-beda. Kacamata dalam penelitian ini ingin menggali perilaku audiens dalam menggunakan berbagai macam
SURVEIPENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI KALANGAN MAHASISWA KOTA PADANG MENGGUNAKAN TEORI USES AND GRATIFICATIONS. This research utilized theory uses and gratifications for discussing students' behavior in taking advantages of social media. Student Motives for Watching Soap Operas. Journal of Broadcasting & Electronic Media 31 (3): 309-21
Melansirdari jurnal Fenomena Penggunaan Media Sosial: Studi pada Teori Uses and Gratification (2021) karya Hans Karunia H, dkk, teori uses and gratifications menyatakan bahwa khalayak punya pilihan alternatif dalam memuaskan kebutuhannya, termasuk memilih serta menggunakan media tertentu.
Permasalahanutama dalam teori uses and gratification bukanlah bagaimana media mengubah sikap dan perilaku khalayak, tetapi bagaimana media memenuhi kebutuhan pribadi dan sosial khalayaknya. Jadi bobotnya adalah pada khalayak yang aktif, yang sengaja menggunakan media untuk mencapai tujuan khusus (Effendy,2003: 289-290).
Teoriuses and gratification memandang apa yang dilakukan khalayak kepada media. Teori in Universitas Sumatera Utara diperkenalkan awal tahun 1940-an oleh ilmuwan Herta Herzog 1942 dan Paul Lazarsfild 1944 ketika mereka mempelajari para pendengar radio, dan itu adalah awal reaksi terhadap teori "magic bullet".
PendekatanUses and Gratification memberikan alternatif untuk memandang pada hubungan antara isi media dan audience dan pengkatagorian media menurut fungsinya Katz dan kawan-kawan (1974) dan Dennis McQuail (1975) menggambarkan logika-logika yang mendasari penelitian uses and gratifications model sebagai berikut (Ardianto dan Erdinaya, 2004:72) : Gambar 2.1 Logika Teori Uses and Gratification Menghasilkan gratifikasi Harapan-harapan kebutuhan (6) Berbagai pola Faktor sosial psikologis
MenurutJay G. Blumler (1979) yang dimaksud dengan khalayak yang aktif dalam pendekatan uses and gratifications adalah aktif dalam : Utility atau penggunaan - media digunakan khalayak dan khalayak dapat menempatkan media ke dalam berbagai fungsi penggunaan Intentionally atau kesengajaan - motivasi utama khalayak dalam mengkonsumsi isi media
Pendekatanatau teori uses and gratifications adalah suatu teori yang menyatakan bahwa para anggota khalayak memiliki kebutuhan atau dorongan tertentu yang bisa dipenuhi dengan menggunakan sumber-sumber media dan nonmedia, atau berpendapat bahwa khalayak berpaling ke media untuk kepuasan tertentu, menggunakan media massa daripada digunakan oleh media massa; atau suatu studi tentang motif-motif penggunaan media dan ganjaran yang dicari.
MenurutRuggiero (2000), pendekatan uses and gratifiction digunakan dalam penggunaan media massa baru, seperti surat kabar, radio televisi dan kini internet. Dalam lingkingan internet, pengguna dipandang lebih aktif dalam berpartisipasi dalam menggunakan media dibandingkan dengan media tradisional. Hal ini sejalan dengna pendekatan uses and gratification yang memandang bahwa pemilihan media dapat
1Yzb. This is a preview. Log in through your library. Preview Journal Information Since 1937, The Public Opinion Quarterly has been the leading interdisciplinary journal for practitioners and academicians studying the development and role of communication research, current public opinion, as well as the theories and methods underlying opinion research. Such methods include survey validity, questionnaire construction, interviewing and interviewers, sampling strategy, mode of administration, and analytic approaches. Each issue presents theoretical advances, along with tested applications throughout the social and behavioral sciences. Publisher Information Oxford University Press is a department of the University of Oxford. It furthers the University's objective of excellence in research, scholarship, and education by publishing worldwide. OUP is the world's largest university press with the widest global presence. It currently publishes more than 6,000 new publications a year, has offices in around fifty countries, and employs more than 5,500 people worldwide. It has become familiar to millions through a diverse publishing program that includes scholarly works in all academic disciplines, bibles, music, school and college textbooks, business books, dictionaries and reference books, and academic journals.